Tips Mengatasi Masalah Mobil Anda

Saturday, December 1, 2018

Fungsi dan Masalah yang Sering Terjadi pada Transmisi dan Ring Seher Pada Mobil

OTO-OTO Mobil merupakan sebuah kendaraan yang bisa berjalan dan dikendarai karena komponen berbagai macam struktur mesin yang ada didalamnya. Diantara sekian banyak struktur mesin yang membuat mobil bisa berjalan dan digerakkan, salah satu yang merupakan komponen penting mobil adalah transmisi dan seher.

Keduanya memiliki fungsi dan peranan yang berbeda pada suatu mobil. Peranannya tidak boleh diremehkan begitu saja karena transmisi dan ring seher pada mobil juga berpotensi mengalami masalah kalau tidak diberikan perawatan dan diacuhkan begitu saja. Berikut apa saja fungsi dan masalah yang sering terjadi pada transmisi dan ring seher pada mobil yang Anda perlu tahu!

Fungsi dan Masalah yang Sering Terjadi pada Transmisi dan Ring Seher Pada Mobil

Fungsi dan Masalah yang Sering Terjadi pada Transmisi dan Ring Seher pada Mobil
Disini kita akan bahas satu persatu tentang transmisi dan seher pada mobil. Kita akan melakukan pembahasan tentang fungsi dan juga masalah yang bisa terjadi pada transmisi atau ring seher mobil. Mengenai transmisi, transmisi sendiri terbagi ke dalam dua jenis yaitu transmisi manual dan transmisi otomatis atau transmisi matic. Untuk transmisi manual biasanya kita temukan pada mobil manual sementara transmisi matic kita temukan pada mobil matic.

Untuk transmisi manual, cara kerja dari transmisi ini berbeda dengan yang otomatis. Pada transmisi manual, ketika gigi berada di posisi 1 waktu tuas ditarik ke belakang, gear selection fork menghubungkan sincromech yang mengait ke gigi tingkat satu.

Pada mobil manual, transmisi manual bisa membuat akselerasi mobil jauh lebih baik, teknik engine brakenya mudah dilakukan, mobil jauh lebih irit bahan bakar dan perawatannya cukup mudah dan harga belinya juga cukup murah. Ini juga menjadi salah satu kelebihan dari mobil bertransmisi manual sebenarnya.

Tips Mudah Membersihkan Karburator Mobil
 Sementara transmisi manual juga memiliki kekurangan. Salah satu kekurangannya adalah membuat kaki pengendara pegal karena mereka harus bermain dengan kopling. Namun sebenarnya hadirnya fungsi transmisi manual bertujuan untuk orang yang berusaha dalam meminimalisir biaya dan tidak terlalu mempermasalahkan jika kaki pegal dan kenyamanan berkurang.

Sementara untuk transmisi otomatis, transmisi ini memiliki beberapa kelebihan. Untuk transmisi otomatis, fungsi transmisi pada mobil dapat mengurangi kelelahan pengemudi dan juga mengurangi beban mesin karena torque converter akan menjadi penghubung semuanya dengan kondisi yang hidrolis.

Namun transmisi otomatis dibandingkan dengan transmisi manual memiliki beberapa kekurangan. Kekurangan dari transmisi otomatis salah satunya adalah karena biaya perawatan mobil dengan transmisi otomatis jauh lebih mahal dibandingkan dengan yang manual, bahan bakarnya boros dan harga beli barunya juga mahal sementara jika diinginkan untuk dijual biasanya mobil dengan transmisi otomatis harga jualnya sangat rendah bahkan dibawah dengan mobil manual.

Kehadiran transmisi pada sebuah mobil juga bisa mengalami masalah. Beberapa masalah yang sering terjadi pada transmisi suatu mobil diantaranya :

Transmisi mobil yang telat memberikan respon


Jika Anda menginjak pedal gas mesin dan terasa menderu akan tetapi mobil Anda lajunya tetap lambat maka bisa jadi bahwa mobil Anda mengalami masalah telat memberikan respon atas perintah yang Anda berikan. Jika Anda pernah merasakan ini, maka ada kemungkinan transmisi Anda bermasalah. Untuk transmisi otomatis, masalah yang sering terjadi sehingga menjadikan mobil telat memberikan respon sebenarnya karena kinerja body valve yang sudah mulai melemah. Dalam mengatasinya maka Anda bisa segera mengganti kopling mobil dengan yang baru dan Anda bisa ganti sendiri di rumah atau ke bengkel terdekat.

Mengalami kebocoran cairan transmisi

Kebocoran yang terjadi pada sistem transmisi merupakan suatu gejala kerusakan yang mudah diidentifikasi sebenarnya. Oli transmisi merupakan bagian yang sangat vital didalam sebuah sistem transmisi sehingga jika terjadi kebocoran maka akan menimbulkan sebuah masalah baru yang jauh lebih serius. Pada sistem transmisi manual, pengecekannya sendiri tidak mudah dilakukan terlebih hanya dengan dipstick. Anda perlu buka kotak transmisi secara langsung dan hal ini tentu saja butuh bantuan dari para teknisi ahli dalam melakukannya.

Mobil yang terasa bergetar


Terdapat beberapa faktor yang menjadi penyebab mengapa mobil terasa bergetar dimana hal ini mungkin saja juga terjadi karena diakibatkan adanya permasalahan pada suatu sistem transmisi kendaraan. Anda bisa coba memeriksa bagian kampas kopling karena hal ini bisa menjadi kampas kopling yang sudah aus dan menjadi penyebab terjadinya getaran di body mobil. Baiknya segera Anda lakukan penggantian untuk meminimalisir terjadinya kerusakan yang akan semakin bertambah parah.

Gear mobil yang selip

Gear mobil normalnya akan tetap berada di posisi yang memang sudah diatur oleh pengemudi. Akan tetapi jika terjadi selip pada gear, hal ini malah dapat menjadi penyebab posisi gear tiba – tiba saja berubah dengan sendirinya. Jadi semisal jika sebelumnya posisi gigi berada di gear 1 akan tetapi kemudian berpindah secara tiba – tiba ke posisi netral. Ini tentu akan sangat berbahaya pada mobil Anda utamanya ketika mobil berada pada intensitas kecepatan yang tinggi. Jika Anda mengalami hal yang semacam ini baiknya Anda segera periksakan mobil Anda. Jangan sampai terlambat.

Kemudian pada komponen mesin mobil ada juga yang namanya ring seher. Ring seher atau yang disebut dengan ring piston tentu memiliki fungsi. Fungsi dari ring piston sendiri pada sebuah mobil adalah digunakan untuk mempertahankan kerapatan diantara piston dengan bagian dinding silinder agar tidak ada kebocoran gas di bagian ruang bakar ke dalam bak mesin areanya. Karena itu suatu ring piston harus memiliki kepegasan yang kuat dalam memberikan penekanan ke bagian dinding silinder pada mesin mobil.

Selain fungsi diatas, fungsi lain dari ring piston sendiri diantaranya yaitu :
  • Untuk menghisap dan melakukan kompresi muatan segar didalam silinder
  • Berfungsi dalam mengubah tenaga gas selama ekspansi menjadi usaha mekanis
  • Untuk menyekat hubungan gas diatas dan di bawah bagian piston
Ring seher mobil juga bisa mengalami beberapa masalah. Salah satu masalah pada ring seher mobil adalah ring seher mobil yang patah. Penyebab ring seher mobil patah ada beberapa faktor diantaranya :

Sirkulasi oli mobil yang tidak lancar

Sirkulasi oli mobil yang tidak lancar merupakan salah satu aspek yang juga turut menjadi penyebab mengapa ring seher mobil patah. Kebuntuan di saluran oli dapat merusak sirkulasi sehingga akan terdapat suatu komponen mesin yang tidak mendapatkan pelumasan. Salah satu hal yang menjadi penyebab kebuntuannya adalah terbentuknya bubur oli atau yang biasa disebut dengan sludge.

Terjadinya penggumpalan oli pada mobil terjadi karena reaksi kimia yang terjadi antara oli, mesin dan bagian suhunya. Warna bubur oli sendiri biasanya kehitaman dan berair dimana pada umumnya sludge yang berwarna hitam juga ditemukan di bagian cylinder head, rocker cover, timing chain cover dan di bagian oil pump. Kemudian mengenai intensitas kekentalannya akan sangat bervariasi dan terlihat kental di mesin diesel. Bubur oli ketika masalah ring seher terjadi biasanya terjadi karena beberapa penyebab seperti terbentuknya bubur oli, masalah mesin, kurang perawatan dan terlalu lama mengganti oli.

Terlambat melakukan penggantian oli

Terlambat dalam melakukan penggantian oli juga menjadi penyebab lain mengapa ring seher mobil patah. Ketika Anda terlambat melakukan penggantian oli, ring seher mobil akan menjadi hitam, kotor dan jenuh. Akhirnya kerja mesin tidak akan lancar dan terjadi suatu gesekan antar logam mesin.

Oli mesin sering habis

Dalam kondisi yang baik, ring seher seharusnya menutup celah diantara piston dan silinder untuk mencegah aliran oli dari ruang oli ke bagian ruang pembakaran. Akan tetapi jika ring seher mengalami kerusakan, maka oli akan cepat masuk ketika piston naik turun. Oli yang masuk ke bagian ruang pembakaran ini nantinya juga akan turut terbakar dimana akibatnya oli akan lebih jauh lebih mudah berkurang. Bahkan dalam satu hari, bisa berkurang sampai dengan 0,1 liter. Inilah yang juga menjadi penyebab ring seher pada mobil mengalami patah.

Jadi baiknya berikan perawatan kepada mobil Anda secara berkala. Jangan ditunda dan lakukan servis secara rutin sesuai dengan ketentuan. Biasanya servis dianjurkan dilakukan setiap 10.000 km tempuh. Semoga informasi tentang fungsi dan masalah yang sering terjadi pada transmisi dan ring seher pada mobil diatas menjadi sebuah informasi yang bermanfaat.

Waspada, Kampas Kopling Mobil Matic Mudah Habis

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Fungsi dan Masalah yang Sering Terjadi pada Transmisi dan Ring Seher Pada Mobil

0 komentar:

Post a Comment